Halloween Costume ideas 2015
12/25/13

Tahun ini, Inggris mencabut kewarganegaraan dari 20 warganya yang saat ini ikut berjihad di Suriah melawan rezim antek kaum kufur, Basyar al-Assad. Dan mereka ini mendapatkan kewarganegaraan Inggris sejak Mei 2010. Sejauh ini total mereka yang dicabut kewarganegaraannya melalui keputusan Menteri Dalam Negeri, Theresa May berjumlah 37 orang. Bahkan Inggris akan mengambil tindakan hukum untuk mencabut yang lainnya “untuk mencegah mereka kembali ke Inggris dan melakukan banding di pengadilan,” seperti yang dilaporkan oleh surat kabar Inggris “The Independent” (23/12/2013).

Surat kabar itu melaporkan bahwa ia mendapat angka terkait jumlah mereka yang dicabut kewarganegaraannya dari “Kantor Investigasi Jurnalisme” di London. Dan ini berdasarkan undang-undang kebebasan mengakses informasi. Sementara itu Kementerian Dalam Negeri menggunakan undang-undang Inggris yang membolehkan pencabutan kewarganegaraan yang diberikan kepada seseorang, sehingga pada saat yang sama ia kembali menjadi warganegaraan asing “jika ia diyakini akan menyebabkan kerusakan pada masyarakat Inggris,” ungkapnya.

Sedang target dari keputusan pencabutan kewarganegaraan itu adalah khusus untuk mereka yang masih di Suriah sebagai pejuang, sehingga mereka tidak dapat kembali ke Inggris lagi, dan tidak bisa mendapatkannya kembali melalui upaya banding. Jumlah mereka ini, menurut yang dilaporkan oleh sumber surat kabar yang tidak disebutkan namanya, berkisar antara 40 hingga 240 warga Inggris, dimana mereka telah dan sedang dicabut kewarganegaraannya “dengan sangat rahasia”. Surata kabar menambahkan bahwa Undang-undang Kewarganegaraan di Inggris membolehkan pemerintah untuk mencabut kewarganegaraan yang telah diberikan kepada seseorang “tanpa perlu mendapatkan persetujuan dari pengadilan” dan bisa langsung diterapkan.

Mahkamah Agung Tajikistan telah menjatuhi hukuman penjara selama dua tahun untuk lima pemuda Muslim karena mereka berperang di sisi Mujahidin Suriah melawan pasukan rezim kafir Assad.

Komite Negara untuk Keamanan Nasional Tajikistan mengatakan pada Selasa (24/12/2013) bahwa lima mahasiswa asal Tajikistan yang belajar di Universitas Internasional Suriah telah memutuskan untuk bergabung dengan kelompok Jihad, lansir situs berita RFL/RL.

Kelimanya ditahan pada bulan Oktober ketika mereka kembali ke Tajikistan.

Karena Tajikistan tidak memiliki hukum yang melarang “tentara bayaran”, kelimanya didakwa dengan “partisipasi dalam kelompok kriminal atau kelompok bersenjata lainnya”.

Seorang pengacara untuk salah satu terdakwa mengatakan bahwa tidak ada bukti kelimanya telah berpartisipasi dalam pertempuran ketika mereka berada di Suriah.

Awal tahun ini, ada laporan mengenai kematian beberapa warga Tajikistan yang gugur dalam pertempuran di Suriah.

(24/12/2013) - Pemerintah Syi’ah Irak menutup seluruh perbatasannya dengan Suriah saat Nouri al-Maliki berupaya meluncurkan operasi militer besar-besaran untuk berburu Mujahidin Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) dan lokasi persembunyiannya di padang pasir di barat Irak.


Nouri al-Maliki merupakan salah satu pendukung kuat rezim Nushairiyah Suriah dan laporan menunjukkan bahwa pemerintahannya memfasilitasi transfer senjata Iran ke Suriah.

Saat ini, Irak mulai merasakan dampak dari dukungannya terhadap rezim kafir Assad dengan banyaknya serangan mematikan menargetkan militer dan polisi boneka Irak serta pejabat pemerintahan.  Maliki muncul untuk “merevisi” pendekatannya terhadap konflik Suriah.

Pada Selasa (24/12), sebuah bom menghantam konvoy menteri pertahanan Irak, melukai dua pengawalnya, lansir AFP.

“Bom pinggir jalan menghantam konvoy Saadun al-Dulami saat melakukan perjalanan antara Fallujah dan Ramadi, melukai dua pengawal dan merusak salah satu kendaraan,” ujar juru bicara Mohammed al-Askari.

Pemboman itu terjadi setelah lima perwira senior di antaranya seorang komandan divisi dan 10 tentara tewas pada Sabtu (21/12) dalam serangan mematikan di provinsi Anbar.

Operasi militer Irak terhadap Mujahidin ISIS di dekat perbatasan Suriah dinamai “Pembalasan pemimpin Mohammed”, terinspirasi dari nama seorang komandan divisi yang tewas.

Askari mengklaim bahwa pihaknya telah mendapatkan foto udara yang menunjukkan 11 kamp Mujahidin di dekat perbatasan Suriah dan operasi militer akan dilancarkan di sana.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget