Halloween Costume ideas 2015
12/09/13


Marwah Kaila, sniper wanita paling terkenal di tengah mujahidin FSA di kota Aleppo. 
Kepada Anatolia dan Ugarit News, Kaila mengisahkan ia memulai “aktivitas revolusi”nya di bidang jurnalistik. Ia menjadi koresponden mujahidin, meliput berita, video dan pertempuran-pertempuran mereka, lalu mengirimkannya ke media massa.
Setelah bergabung secara resmi dengan mujahidin FSA, pekerjaan jurnalistik itu tidak lagi digelutinya secara langsung. Ia telah belajar ketrampilan-ketrampilan perang dan militer dari para instruktur mujahidin. Ia diangkat menjadi sniper FSA, setelah para instruktur melihat bakat dan ketrampilannya menggunakan senjata khusus untuk para sniper.
“Sebagai sniper FSA, saya harus berada di barisan terdepan dalam medan pertempuran, untuk menghadang dan mengawasi pergerakan sniper rezim,” kata Kaila kepada Anatolia dan Ugarit News.
Salah seorang mujahid FSA menuturkan berkali-kali melihat keikut sertaan Kaila dalam pertempuran-pertempuran FSA di Aleppo. Salah satunya di front pertempuran desa Shalahuddin, di mana Kaila memperlihatkan ketangkasan dan keberaniannya di barisan terdepan mujahidin, tanpa gentar sedikit pun.


Tiada keinginan yang lebih dikejar oleh mujahidin di jalan Allah melebihi dua kemuliaan yang dijanjikan Allah Ta’ala; kemenangan Islam atau mati syahid. Mati syahid di hari apapun dan bulan apapun adalah kemuliaan dan pencapaian tertinggi seorang mujahid. Bagaimana pula apabila mati syahid itu diraih di hari mulia dan bulan mulia, Ramadhan yang penuh berkah?
Itulah yang diraih oleh mujahidin kita di Suriah. Salah satunya adalah mujahid yang gugur di kota Musaifirah, propinsi Dara’a pada hari pertama Ramadhan 1434 H, Rabu (10/7/2013) bernama Baha’ az-Za’bi Abu Muhammad.
Kantor berita Nora News melaporkan Baha’ Az-Za’bi gugur dalam pertempuran di kota Musaifirah, propinsi Dara’a pada hari Rabu (10/7/2013). Rabu adalah hari pertama Ramadhan 1434 H bagi umat Islam di Suriah. Baha’ az-Zab’i gugur dalam pertempuran melawan pasukan rezim Nushairiyah Suriah, hanya satu jam sebelum tiba waktu berbuka puasa.
“Kami sampaikan kepada kalian berita kesyahidan syahid kebebasan dan kemuliaan pada hari pertama bulan Ramadhan yang penuh berkah, asy-syahid Baha’ az-Za’bi Abu Muhammad, salah seorang pejuang dan sniper kota Dara’a. Asy-Syahid telah berjihad di Irak melawan pasukan Amerika. Ia kemudian meninggalkan negara Emirat dan kembali untuk berjihad di jalan Allah, di bumi Syam, yaitu di distrik Ghautah Timur (propinsi pinggiran Damaskus).”
“Ia kemudian berjihad di tanah kelahirannya, kota Musaifirah, propinsi Dara’a. Ia gugur sebagai syahid hanya satu jam sebelum waktu berbuka puasa. Selamat bagimu wahai sang pahlawan. Engkau akan berbuka puasa di sisi Sang Maha Pemurah,” tulis Nora News.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget