Halloween Costume ideas 2015
Latest Post

Ruang operasi bersama mujahidin yang dinamai Al-Bunyanu al-Marsus mengeluarkan pernyataan resmi pada kamis malam (16/2/2017).



Pernyataan itu menyebutkan bahwa operasi ini adalah Counter Attack dalam menanggapi pelanggaran pasukan rezim Suriah dari perjanjian gencatan senjata dan pengepungan yang dikenakan pada sejumlah desa.

Jumlah faksi militer yang berpartisipasi dalam pertempuran lebih dari 35 faksi, terutama Jaish al-Islam, Ahrar al-Sham, Bait al-Maqdes, Jund al-Malahem, faksi FSA selatan, serta koalisi mujahidin dalam Hai'ah al-Tahrir.

Ruang operasi mengumumkan sebelumnya mujahidin telah menguasai banyak poin dalam lingkungan Manshiyah di kota Daraa disamping kematian puluhan pasukan Assad dan milisi pendukung mereka, serta kematian pemimpin yang paling menonjol dari Garda Revolusi Iran "Mustafa Zal Nejad".

Laporan dari aktivis media baladi news memperlihatkan posisi pasukan rezim di lingkungan Manshiyah telah dikuasai oleh mujahidin. (17/2/2017)


Untuk hari kelima berturut-turut, mujahidin Suriah meneruskan kemajuan mereka di lingkungan al-Manshiyah, salah satu lingkungan Daraa al-Balad di Daraa, sebagai bagian dari serangan baru-baru ini, menimbulkan kerugian besar bagi rezim Assad, Orient News melaporkan hari Kamis (16/2/2017).


Gerak maju pasukan mujahidin terus berlanjut meskipun jet Rusia melakukan penembakan intensif di beberapa daerah di kota itu.

Aktivis mengatakan bahwa mujahidin merebut 90 persen dari lingkungan al-Manshiyyah. Dua titik terakhir yang mereka rebut adalah toko roti al-Rahman Bakery dan al-Orouj Nursery di lingkungan tersebut.

Posisi pasukan Rezim di Distrik Manshiyeh dikuasai Mujahidin

Mujahidin hancurkan sebuah Buldozer di garis terdepan pasukan rezim

Sementara itu, halaman media sosial pro-Rezim menerbitkan foto dari seorang komandan pasukan yang tewas dalam pertempuran di lingkungan al-Manshiyyah. Komandan itu adalah Kolonel Thaer Kamil Rihaneh dari kota pesisir Jableh.


Masjid-masjid di Provinsi Daraa, Jumat (17/02), menutup pintu untuk jamaah Shalat Jumat. Hal itu dilakukan setelah Dewan Syariat setempat menghimbau Shalat Jumat ditiadakan menyusul intensnya serangan udara jet Rusia dan rezim Assad.

“Mayoritas masjid di Daraa meliburkan Shalat Jumat di tengah meningkatnya serangan udara. Hal itu untuk melindungi nyawa para jamaah,” lansir portal Suriah pendukung oposisi, enabbaladi.net, Jumat.

Menurut laporan wartawan portal tersebut, sedikitnya dua serangan udara dan empat birmil menghantam wilayah mujahidin di kota Daraa. Satu serangan lainnya menghantam kawasan Thariq Sad.

Serangan udara lainnya menghantam kota Bashra Al-Syam, Na’imah dan Ummu Mayadzin. Dilaporkan sejumlah sipil terluka dalam serangan itu.



Hani Al-Mari, aktivis di kota Dara, menunjukkan bahwa jet-jet Rusia dan helikopter rezim sengaja tidak memperhatikan front tempur. Mesin pembunuh itu justeru fokus menghancurkan seluruh tempat yang menjadi kebutuhan warga. Rumah sakit juga menjadi target utama.

Ketua Dewan Provinisi Daraa, Usamah Al-Bardan, menambahkan bahwa upaya sengaja rezim dan Rusia menargetkan lokasi-lokasi perkumpulan warga untuk membalas mujahidin yang mencapai kemajuan di kawasan Manshiyeh.

Kantor informasi Jaish al-Islam mendokumentasikan kerugian yang dialami oleh pasukan rezim Suriah dan milisi pendukungnya selama sepekan terakhir saat faksi-faksi mujahidin terus melancarkan serangan di Ghautah Timur.


Mereka menyatakan bahwa lima petinggi militer rezim dan 67 prajurit serta milisi Syiah pendukungnya telah tewas dalam satu pekan, juga 11 tank dan 2 BMP serta 2 buldoser telah dihancurkan, lansir ElDorar AlShamia.

Faksi-faksi mujahidin Suriah di Ghautah Timur termasuk Jaish al-Islam, Failaq Ar-Rahman dan Ahrar al-Sham menyebabkan kematian ratusan tentara rezim Asad, mengagalkan banyak serangan agresif di daerah tersebut selama lebih dari tujuh bulan.

Satu pekan terakhir menyaksikan upaya pasukan rezim untuk masuk dari empat titik dan di garis depan di daerah Hosh Nasri.

Para pejuang Suriah juga berhasil menghadang upaya tentara rezim untuk menyerbu jalan raya internasional Damaskus-Homs, dan mereka mampu mengepung sekelompok tentara dan membunuh beberapa dari mereka, lanjut laporan ElDorar AlShamia.

Mujahidin Suriah kembali meraih kemajuan dalam pertempuran di kawasan Manshiyeh, Provinsi Daraa, pada Rabu (15/02). Sebuah lokasi baru berhasil dibebaskan di daerah strategis itu.

almanseyah_daraa


Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, sampai saat ini mujahidin telah merebut empat lokasi di dalam kawasan tersebut. Sementara pertempuran sengit masih berlangsung hingga sekarang.

Mujahidin menambahkan berhasil membunuh sedikitnya 30 tentara rezim dalam pertempuran terbaru di Manshiyeh.



Pada saat yang sama, jet Rusia menggencarkan serangan udara ke posisi pasukan mujahidin dan kawasan-kawasan yang dikendalikan itu. Hal itu mengakibatkan jatuhnya korban sipil.

Menurut pantauan wartawan Al-Jazeera, serangan udara jet Rusia berlangsung tanpa henti sejak Selasa malam hingga Rabu pagi. Selain korban sipil, rumah dan fasilitas publik hancur akibat kebrutalan serangan tersebut.



Mujahidin kembali mengaktifkan pertempuran Daraa pada Senin lalu, dengan meluncurkan operasi gabungan dari berbagai kelompok. Faksi-faksi yang tergabung dalam ruang operasi Al-Bunyan Al-Marshush itu mengejutkan militer Suriah.

Kawasan Manshiyeh merupakan wilayah paling strategis di Daraa. Terletak di barat kota Daraa, daerah datarang tinggi itu menjadi penghubung antara Daraa kota dan Daraa pedesaan.

Posisinya yang tinggi, pihak yang menduduki Manshiyeh mampu mengawasi pergerakan lawannya di wilayah sekitar, termasuk jalan internasional Suriah-Yordania. Merebut Mashiyeh menjadi pintu masuk merebut seluruh wilayah Daraa.

Pernyataan resmi mujahidin terkait kemajuan tanggal 15/2/2017

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget